"Mau kemana?" Raihanah berjingkat kaget saat pintu taksi yang baru saja dia buka, tiba-tiba ditutup sedikit kasar sebelum dia sempat masuk ke dalam. "Astaghfirullah," ucap Raihanah, dia lalu menoleh ke samping. "Mas Dokter?" Raihanah cukup terkejut saat mendapati suaminya di depan matanya. Kemudian dia hanya memperhatikan bagaimana suaminya meminta taksi itu untuk pergi. "Kamu mau balas dendam padaku karena buat kamu nunggu kemarin?" tanya Affan begitu taksi pergi meninggalkan tempat itu. "Apa, balas dendam, astaghfirullah," ucap Raihanah, dia menggeleng tak percaya, jika suaminya memiliki pikiran seperti itu. "Ak--" "Tunggu sini, aku ambil mobil," ujar Affan, pria itu kemudian berlalu meninggalkan Raihanah. "Salah paham lagi," gumam Raihanah. Sampai kemudian, mobil Affan berh

