Sinar matahari pagi yang menerobos masuk melalui celah gorden kediaman Baumann tidak membawa kehangatan yang biasanya. Sebaliknya, cahaya itu seolah mengekspos setiap sudut kecemasan yang menggantung di udara sejak malam tadi. Marc Fischer berdiri di sudut ruang makan, memegang secangkir kopi hitam yang uapnya sudah menghilang, namun matanya tetap tertuju pada Sienna. Istrinya itu duduk di kepala meja panjang, namun sarapannya sama sekali tidak disentuh. Di hadapannya, tiga buah tablet elektronik menyala, menampilkan berbagai grafik kerugian, rekaman CCTV yang buram, dan deretan teks laporan yang baru saja dikirimkan oleh tim investigasi internal Baumann Pharma. Sienna mengerutkan kening begitu dalam hingga terbentuk garis tajam di antara kedua alisnya. Jemarinya yang ramping bergerak cep

