BATAS HORIZON BARU

1093 Words

Angin pegunungan Alpen menderu dengan ganas, menyapu puncak-puncak granit yang tertutup salju abadi. Di salah satu titik tertinggi yang menjorok tajam ke arah langit, Marc Fischer berdiri mematung. Jubah panjangnya berkibar keras dihantam badai, namun tubuhnya tetap tegak, seolah-olah kakinya telah menyatu dengan akar bumi. Di ketinggian ini, oksigen sangat tipis dan suhu berada jauh di bawah titik beku, namun Marc tidak merasakan dingin sedikit pun. Panas dari aliran qi yang kini telah mencapai tingkat kemahiran baru terus bersirkulasi di dalam tubuhnya, menciptakan perisai termal yang tak terlihat. Marc memandangi lanskap Swiss yang terbentang luas di bawah kakinya. Dari titik ini, kota-kota besar tampak seperti miniatur yang rapuh, dan danau-danau berkilauan bagaikan serpihan kaca yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD