Koridor rumah sakit yang biasanya terasa tenang kini bagaikan lorong menuju ruang eksekusi. Lampu-lampu neon di langit-langit memancarkan cahaya putih yang dingin dan datar, memantul pada lantai linoleum yang bersih mengilap. Sienna Baumann berjalan di depan dengan langkah-langkah yang tegas, namun getaran pada ujung jarinya tidak bisa disembunyikan. Di belakangnya, Marc Fischer melangkah dengan ketenangan yang ganjil, seolah-olah tuduhan malapraktik yang baru saja menghantamnya hanyalah debu yang lewat. Sesuai janjinya, Sienna telah menyingkirkan para perawat dan dokter spesialis dari bangsal isolasi Tuan Muda Vane dengan dalih pemeriksaan administratif mendadak. Namun, ketegangan tetap terasa pekat di udara. Setiap kali mereka melewati staf medis, tatapan penuh kebencian dan kecurigaan

