Malam semakin larut di kediaman Baumann, namun cahaya lampu dari ruang perpustakaan pribadi di lantai dua masih menembus celah pintu kayu jati yang berat. Di dalam ruangan yang berbau apak kertas tua dan aroma cerutu mahal itu, Paman Urs tidak sendirian. Ia duduk di kursi kebesarannya, dikelilingi oleh empat pria paruh baya yang merupakan anggota dewan direksi paling berpengaruh di Baumann Pharma. Mereka adalah orang-orang yang memegang kunci masa depan perusahaan, dan malam ini, mereka berkumpul bukan untuk membahas inovasi medis, melainkan untuk merencanakan sebuah eksekusi politik. Marc Fischer berdiri di balik bayangan koridor yang gelap, hanya beberapa meter dari pintu perpustakaan. Berkat ramuan peningkat qi yang ia konsumsi sebelumnya, indra pendengarannya telah menajam melampaui b

