Sabda mengandalkan langkah kakinya yang lebar untuk berlari paling depan. Para staf yang mengikutinya mulai cemas di belakang. "Pak, kita nggak tahu apa terjadi di depan sana. Apa nggak sebaiknya bapak jalan di belakang kita?' Sabda mendengar. Tapi dia tidak mempedulikannya. Saat sudah sampai di lantai atas, Sabda hanya melihat cahaya dari senter yang sudah tergeletak juga bayangan manusia yang berlari kalang-kabut karena mungkin kelewat panik. Dewi tadi langsung bereaksi cepat begitu mendorong Satria. Dia langsung menarik Restu untuk berlari meninggalkan tempat. Putranya itu sempat tertegun beberapa saat karena kejadian tidak terduga ini Sabda sendiri yang memang tidak tahu apa yang terjadi di lantai atas mulai merasakan panik saat tidak berhasil menemukan keberadaan Satria. Dia lang

