Bantuan

1722 Words

Hari ini Dewi dan Gumilar berencana untuk mengunjungi Desti di penjara. Wanita itu sudah menyiapkan segala halnya pagi ini dan ketika jam sudah menunjukkan angka delapan, mereka langsung bergerak pergi dengan tergesa. Melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana kondisi Desti di sini, membuat Dewi menangis. Putrinya itu tampak kurus. Wajah dan tubuhnya tampak tidak terawat, belum lagi lingkaran mata yang menghiasi mata indahnya. Anak yang dia jaga dan selalu dia berikan semua hal yang mahal tampak tidak terurus di sini. Dia masih tidak terima dengan keadaan Desti yang menurutnya tidak pantas didapatkan oleh gadisnya itu. Meski semua yang dilakukan Desti selalu berujung gagal, tapi hati seorang ibu tidak bisa dibohongi. Dewi tidak benar-benar membenci anaknya. Mungkin dia kelewatan tap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD