"Abang kenapa sih? Dibilang enggak mau, ya, enggak mau!" ujar Heksa kesal. Sejak tadi sang kakak terus memintanya makan, dari mulai baik-baik sampai intonasinya berubah meninggi. Aulia yang mendengar keributan itu, langsung mendekat. Heksa marah karena Reksa terus memaksanya makan, sementara Reksa sendiri pun punya banyak alasan kenapa bersikap demikian. Si kakak bahkan tidak tidur semalaman saking cemasnya. Hari ini Reksa juga menolak sekolah karena ingin memastikan bahwa sang adik sudah baik-baik saja. "Gue tuh begini biar lo enggak sakit perut lagi dan akhirnya minum obat macam-macam. Lo tahu enggak? Lo hampir mati kemarin." Merasa suasana semakin memanas, Aulia tak tinggal diam. Ia mengambil alih jatah sarapan Heksa, kemudian meminta Reksa untuk menenangkan diri, meskipun tidak seca

