Cantika kembali dari trip keliling Eropa lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan. Perjalanan tanpa suami memang tidak begitu menyenangkan menurutnya. Ia tidak bisa bersenang-senang dan menikmati setiap negara yang ia kunjungi selama di Eropa terutama negara yang terkenal karena keromantisannya seperti Venezuela dan Prancis. Jadilah sore ini ia sudah berada di depan rumah Batara. Di depan pintu rumah Aruna sudah menunggu kedatangannya. “Yang lain ke mana? Kenapa cuma kamu saja yang menyambutku?” tanya Cantika dengan nada bicara kesal. “Tuan Batara belum pulang dari kantor. Tuan Jingga sedang latihan bermain biola bersama pelatihnya di ruang piano. Kalau Nyonya Hafsah belum kembali lagi ke sini sejak pesta pernikahan Tuan Batara dan Non Cantika. Bu Menik juga sedang belanja bulanan ke sw

