25. Kondisi Terlemahku

1036 Words

Sudah tiga hari ini Batara terbaring lemah di tempat tidur. Badannya demam tinggi dan sering merasa menggigil, lemas, juga pahanya gemetaran ketika berjalan. Membuat laki-laki itu tidak punya tenaga bahkan untuk berjalan ke kamar mandi. Belum lagi batuk yang begitu menyiksa hingga rasanya mau mati saja, karena rasanya nyawa seperti dicabut dari raga setiap kali batuk. Suara batuknya bahkan tidak mampu diredam oleh tembok beton kamarnya. Suara batuknya bisa sampai ke lantai bawah, bahkan samar-samar terdengar hingga ke dapur. Sementara itu Batara sama sekali tidak mengizinkan satu orang pun masuk ke dalam kamarnya termasuk Jingga. Aruna merasa cemas membayangkan kondisi Batara di dalam kamar itu sendirian. Apalagi dia sudah mengabaikan Batara beberapa hari terakhir. Sejak ciuman penuh kem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD