14. PERNIKAHAN DINI Malam yang menyakitkan Penulis: Lusia Sudarti part14 *************** Kemudian Pak kepala desa melanjutkan pertanyaannya. "Gimana Dek Lita?" tegas Pak kepala desa lagi, sambil menatap Lita. "Iya Pak, Lita terima!" lagi-lagi Maria yang menyahut. Semua pasang mata menatap Maria. Mereka bingung, kenapa selalu Maria yang menjawab, bukan Lita. Setelah melalui kesepakatan dari kedua keluarga, akhirnya hari dan tanggal pun ditetapkan. 'Oh Tuhan, duniaku seakan luruh seketika menghadapi kenyataan ini Betapa malang nasibku Tuhan!" Isakku didalam kamar dan bantal pun jadi saksi. Hari ini, hari paling bersejarah dalam hidupku, menjadi kenangan pahit selamanya. Sampai akad nikah akan dimulai. Keceriaanku hilang bersama berakhirnya masa lajangku, berubah status menjadi

