15. PERNIKAHAN DINI Tak Sadarkan Diri Penulis:Lusia Sudarti Part15 "Makanlah, kami sudah makan tadi mau pulang." ujar Bapak. "Bawalah itu buatmu, Ibu masih ada," saat aku menyisihkan separuh kedalam mangkok. ??? Hari-hari yang aku jalani selalu penuh lika-liku. Kita lihat saja, apakah aku mampu melewati semua ini! Naryo adalah tipe laki-laki yang tak mau mengalah, keras kepala dan berahlak kurang baik, entahlah dari sudut mana Ibuku menilainya! Sikapnya baik dan lembut didepanku, jika dibelakangku menghujat dan membandingkan dengan mantan menantunya sebelum aku. Aku tak ambil pusing, terserah mau bilang apa juga. Malam ini seperti malam kemarin, masih saja aku lupa, kalo sudah menikah. Jika bisa memilih, lebih baik aku m4ti saja dari pada harus hidup tersiksa seperti ini! Enta

