24. PERNIKAHAN DINI Penulis:Lusia Sudarti Part 24 *** "Saya bersedia Pak, apa pun syaratnya," sahut Naryo dengan bola mata berbinar. Sedang Ibunya hanya diam dan menatap penuh kebencian kearah Bapak dan Naryo. Dan anggota keluarga serta para perangkat yang ikut dalam musyawarah pun setuju atas saran Kepala desa. Lalu surat perjanjian bukti hitam diatas putih yang beri materai 5000 dan ditanda tangani Naryo, Bapak dan beberapa saksi, terakhir Pak Kepala desa. Hanya satu yang tak menyetujui, yaitu Kakakku. Ia dengan tegas dan menahan amarah berkata dengan suara menggelegar. "Enggak Pak, aku enggak mau Adikku kembali pada laki-laki pecundang seperti Naryo." ketusnya, wajahnya begitu beringas. Tapi kemudian ia dinasihati oleh Bapak dan ketua Rt setempat, akhirnya ia pun mengalah.

