Trap

1442 Words

Pukul dua belas, aku kembali menginjakan kakiku pada mess bobrok yang lama kutinggalkan karena urusan bisnis yang campur baur dengan urusan asmara. Kubuka pintu mess ku dengan mudah lantas masuk kedalam begitu saja sambil mencari saklar lampu untuk menerangiku. Namun selesai kunyalakan aku malah menemukan sosok manusia yang sudah kutinggalkan beberapa saat lalu. Untuk apa dia disini ? bagaimana bisa dia membuka pintuku ? ah.. iya dengan uang tentu saja. Dia berdiri dengan alis bertaut dan tangan yang terlipat didepan d**a. Persis seperti reaksi seorang istri yang mendapati suaminya pulang tengah malam dan bau alkohol. Dia marah, dan aku tahu apa sebabnya. “Dari mana saja kamu ?” Pertanyaan bernada suara baritone khasnya. Aku hanya memutar bola mataku lalu masuk kedalam ruangan priba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD