Bab. 14

1138 Words

"Ck, dikasih tahu malah ngeyel!" Ibu Yudi berdecak dengan raut kesal. Dia duduk bertopang dagu di meja makan. Dia melirik Juno, putra bungsunya yang senyum-senyum melihat ponsel. "Juno, kamu bantu mikir, jangan cengar-cengir aja." Juno melirik ibunya sekilas sementara jarinya masih bergerak di layar ponsel. "Apa sih, Bu? Masalah Mas Yudi itu gampang." "Gampang gimana?" Mata Ibu Yudi menyipit ke arah Juno ingin tahu. "Ibu tanya Mbak Rani, dia pasti punya ide." Juno bangkit dari kursi lalu meraih jaketnya. "Kamu mau ke mana?" "Biasa, Bu, bisnis." Ibu Yudi berdecak, dia meraih ponsel di atas meja lalu menghubungi Rani. "Ada apa, Bu? Aku lagi sibuk." Suara Rani nyaring menjawab panggilan telepon ibunya. "Sibuk apa? Memangnya kamu kerja?" "Aku mau bikin konten di tok-tok. Ada apa?" "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD