Membuat Janji di Belakang Airish

1051 Words

"Kenyang?" tanya Alvaro melihat sang istri menyandarkan diri di kursi dan mengelus perutnya. Airish mengangguk, dia mengambil tisu dan membersihkan sisa remahan makanan yang mungkin ada di mulutnya. Setelah itu, dihabiskannya air putih yang tinggal beberapa teguk di gelas. "Katanya tadi udah makan," sindir Alvaro. "Mubazir. Masa diajak ke sini gak ikut makan." Wanita berkaos merah lengan pendek itu meringis. Dia melihat sekeliling dan menemukan tempat ini penuh dengan pengunjung. Sebuah ide kecil melintas kepalanya. "Pulang, yuk!" Alvaro mengangguk. Dia memanggil waiters dan membayar makanan mereka. Airish menahan senyumnya. Kira-kira Alvaro mau apa tidak melakukan kegilaan yang dulu Dhenis tolak mentah-mentah. Kalau lelaki itu mau, fix dia cinta mati pasti nantinya. "Om!" Alvaro me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD