"Lily sama sekali tidak berada di dalam bahaya, Arthur." Arthur melepaskan pelukannya mendengar jawaban ragu Lily. "Jujur lah padaku, mereka yang berniat mencelakai mu tidak akan ku biarkan lepas begitu saja." Lily menggeleng lemah. "Lily sama sekali tidak berada di dalam bahaya, hanya saja Lily merasa seperti sedang melupakan sesuatu yang penting." "Melupakan sesuatu penting?" "Iya. Reina juga merasakan hal seperti itu." "Mencurigakan." Gumam Arthur. "Sudahlah, Arthur. Jangan memikirkan hal itu. Lebih baik kita segera selesaikan acara mandi kita. Lily lapar." Ringis wanita cantik itu sembari memeluk perutnya yang keroncongan. Arthur tertawa mendengar ucapan istri manisnya itu. "Sepertinya anak kita sudah tidak sabar untuk makan lagi ya." Pria tampan itu segera menyelesaikan acara

