PART 55

1619 Words

PART 55 AKU MEMANG tidak pernah punya rumah yang berisikan banyak orang. Aku tidak pernah punya rumah yang ramai oleh tawa banyak orang, bisikan dari orang lain, atau pembicaraan di setiap kursi dan meja. Selama hidup aku, hanya ada aku, Mama, dan ayah. Dan kita bertiga sangat jarang sekali melakukan sesuatu yang bisa membuat segalanya berisik. Apa lagi, saat Ayah sudah tiada, hanya ada aku dan ibu. Terkadang, rumah hanya akan diisi oleh suara teve yang keras, atau suara musik dari pengeras suara di pagi hari. Atau terkadang, ibu akan memasak dan suara panci serta pisau di talenan yang akan menggema di rumah sederhana kami. Itu saja. Tidak pernah ada sesuatu yang istimewa atau sebagainya. Dan lebih pentingnya lagi, aku tidak merasa kesepian atau apa pun. Keheningan di rumah itu tidak per

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD