DUAPULUH TIGA

1541 Words

Menegakkan tubuhnya, Arissa kemudian menatap Nouvita. Kemudian katanya dengan nada yang tenang dan terdengar menantang, “Tidak aku tidak tau. Jadi bisakah kamu menjawab pertanyaanku tadi?” Terkekeh seolah sedang menertawakan kebohongan Arissa, Nouvita masih dengan tatapan kosong dan datarnya kemudian menumpukan kaki kanannya ke kaki kirinya. “Aku tau kamu mengetahuinya.” Novita mengolok kebohongan Arissa. “Tapi kalau kamu memang seingin itu mendengar semuanya dari aku, baiklah aku akan menceritakan semuanya padamu. Semuanya bahkan dari masa kecilku agar kamu tau kenapa wanita-wanitanya Rajata tidak pantas hidup.” “Ini bermula dari meninggalnya nenek aku di kampung karena tidak memiliki keluarga lagi disana, mamaku memutuskan untuk pindah dan mencari ke Jakarta. Tapi apalah pekerjaan yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD