Mengenai kepergian Fu Xiaoyu ke Amerika Serikat, orang-orang di sekitarnya memiliki beragam reaksi. Orang yang paling enggan, tentu saja, adalah Fu Jing. Meskipun ini awalnya merupakan pengaturan yang dipersiapkan dengan baik, seiring mendekatnya waktu, emosi Fu Jing, yang akan menjadi seorang kakek, menjadi tak terbendung. "Bisakah kau beradaptasi dengan keadaan di luar negeri? Bagaimana dengan tempat tinggal? Apakah semuanya sudah beres?" Fu Jing duduk di sofa sambil mengendus. “Aku pernah belajar di Amerika Serikat sebelumnya, jadi seharusnya tidak ada masalah,” jawab Fu Xiaoyu tanpa sadar. "Sekarang kau sedang hamil, bisakah kau bersikap seperti dulu?" Pertanyaan yang terlalu lugas ini tentu saja membuat Fu Jing merasa tidak nyaman, dan dia langsung menatapnya dengan mata merah.

