Ekstra Kehamilan 8

1648 Words

Pada bulan Juni, suhu di Kota M berangsur-angsur naik. Setelah beberapa hari berturut-turut hujan, lembap, dan panas, mual di pagi hari Fu Xiaoyu semakin parah. Sore harinya, ketika bel pintu berbunyi, ia baru saja selesai muntah dan sedang bersandar lemah di sofa. Mangga yang setengah dimakan di mangkuk buah tergeletak di sana, dan ia bahkan tak ingin melihatnya. Tetapi Xia'an yang malas, berbaring di kakinya, mengangkat kepalanya dengan malas dan mengeong. Mengapa Xu Jiale tidak datang sendiri? Fu Xiaoyu mengerutkan kening. Namun, karena bel pintu terus berdering beberapa kali, ia terpaksa mengulurkan tangan untuk mengambil ponselnya dari meja kopi, membuka aplikasi kunci pintu pintar. Tak lama kemudian, seorang anak laki-laki kecil akhirnya tampak, wajahnya tepat di depan kamera. B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD