"Hatchimmmm.... " Berulang kali suara bersin itu menggema memenuhi seluruh penjuru ruangan. Erland. Bocah laki-laki itu terserang flu karena dengan bodoh menerjang hujan yang tengah deras-derasnya. Mereka kini tengah berkumpul di ruang keluarga, padahal sudah hampir jam 22.00 WIB tapi mereka masih asik bercengkrama. Reina tidak biasanya susah diajak tidur. "Aa jangan dipeperin ke baju ingusnya. Itu kan ada tissue," Elena langsung mengomel melihat putra sulungnya mengusap ingus dengan ujung kaosnya. "Bunda bawel." "Makanya dibilangin itu nurut," Arlan yang sedari tadi tengah asik menyantap makanan ringan turut menimpali. Reina menoleh pada kakak satu-satunya itu kemudian membuka mulut, "A... " Belum sempat gadis kecil itu menuntaskan kalimatnya, Erland lebih dulu menyela, "Apa lo?" "

