Keputusan

1821 Words

Erland duduk melamun di ranjang sembari memandang ke luar jendela. Ia baru saja mengusir sahabat juga gadis yang dicintainya, padahal Alvin, Hana juga Renata benar-benar panik. Pikiran lelaki itu tengah benar-benar kacau, jadi tidak ingin diganggu oleh siapapun kecuali keluarganya. Hasil pemeriksaan Erland telah keluar dan hasilnya tidak begitu baik, namun tak juga terlalu buruk. Terjadi peradangan di daerah esofagus juga lambungnya. Semua itu bisa saja berkembang jadi sesuatu yang lebih serius jika Erland tetap nakal atau nekat membiarkan sakitnya semakin menguasai tubuhnya. Selain perihal hasil pemeriksaannya, ia pun sudah mendengar kisah lain mengenai Gibran dan Arkan. Arlan menjelaskan semuanya tanpa terkecuali. Ia tidak ingin ada yang ditutup-tutupi lagi dari putranya. Siapa tahu de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD