BAB 25 - PAMITAN

1924 Words

Viany menggenggam tangan kanan Raga yang bebas. Semua orang mengantarkannya untuk  berangkat ke Surabaya. Lebih tepatnya mereka akan kembali ke indekos Viany terlebih dahulu, baru akan ke rumah dinasnya. Mungkin memakan waktu sekitar tujuh belas menitan dari sana dengan mobil jika belum di taeyang macetnya. Galang dan Alfa ikut membantu menggeret koper sang adik yang hanya ada dua karena Raga melarang Viany untuk membawa banyak barang karena mereka tidak membawa mobil sendiri untuk pulang ke indekos Viany. Yangkung, yangti, eyang kakung, dan eyang putri, tidak bisa ikut mengantar sampai di depan stasiun. Hanya orangtua dari keduanya dan saudara-saudara mereka. Ayu dan Reno juga ikut hadir karena ingin melepaskan masnya untuk pulang. Mereka juga tidak bisa memastikan kapan Raga akan kemba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD