Arumi makin penasaran ketika memperhatikan ekspresi Tama. "Kak aku jadi tegang. Siapa dia? Arumi kebingungan. "Dia penyidik dari otoritas lembaga keuangan!" Ungkap Tama. "Namanya Gavya Janitra." "HAH? Penyidik?" Arumi heran dan bertanya tanya. "Maksud kakak, perempuan itu po-polisi?" "Bisa jadi polisi, bisa jadi tidak," Tama lalu duduk di sofa kamar Arumi. Ia membuka botol air mineral yang ada di meja, "Kakak minta." "I-iya kak," ungkap Arumi. Ia bingung melihat reaksi kakaknya yang biasanya tenang namun kali ini terlihat seperti kehilangan ketenangannya. "Penyidik otoritas lembaga keuangan adalah pejabat penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia dan atau bisa juga pejabat Pegawai Negeri Sipil yang diberi wewenang khusus sebagai penyidik. Perempuan bernama Gavya ini bekerja

