"Apa mama yakin?" tanya Saga kaget. "Iya yakin," ucap Isthi. "Bagaimana awalnya mama berpikir seperti itu?" Saga kembali bertanya. "Ceritakan semuanya." "Se-sebentar," Isthi merasa mual. Saga dengan cepat mengambilkan ember kosong di dekat tempat tidur mamanya. Isti mencoba mengeluarkan rasa mualnya, "Maafkan mama. Rasa mual ini sering terjadi." "Iya ma, tidak apa apa," Saga tersenyum. Isthi pun ikut tersenyum, "Jadi, sudah setahun terakhir ini mama tinggal di Bali. Bulak balik berobat di rumah sakit ini. Tapi, karena tidak bisa sendiri, akhirnya mama mencari jasa suster untuk menemani." "Dari situlah, mama mengenal sosok Aida. Dia suster yang membantu merawat mama," jelas Isthi. "Setelah berbulan bulan kenal, suatu hari, tanpa sengaja, Aida mengungkapkan fakta yang mengagetkan

