MULAI TERKUAK

1330 Words

Sadendra tiba tiba tertawa mendengar ucapan Saga, "Ya sudah. Menikah saja. Sudah waktunya juga." "Itu niatku. Nanti. Disa baru saja kembali berkumpul dengan keluarganya. Om Dika mungkin belum ingin berjauhan dari putrinya itu," jelas Saga. "Selain itu, mmm.. Disa sedang menjalankan misi tertentu. Tunggu pada waktunya pap," Saga tersenyum. Isthi ikut tersenyum, "Mama ikut bahagia. Itu impian mama dan Arsyana untuk membuat kamu dan Disa menikah. Akhirnya.. Bisa terkabul.." "Aku akan berusaha menjaga hati Disa," Saga mengatupkan bibirnya menahan rasa bahagia. "Iya, jaga dia dengan baik," ungkap Isthi. "Ini membahagiakan dan juga mengharukan." "Pasti mam.." ujar Saga. "Soal yang tadi mama sampaikan, aku akan membahas semuanya pada Tama dan Om Dika." "Sekarang, kita fokus dulu pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD