Ica masih bergeming menatap Ryan yang menyantap masakan nya dengan lahap,dan ini untuk pertama kalinya. Detik selanjutnya dia tertawa setelah membaca sebuah pesan dari Baim yang menceritakan bahwa Ryan juga makan, makanan yang diberikannya pada pria itu. "Kenapa senyam senyum gitu?" tanya Ryan masih kekeh dalam nada sinis nya meskipun dia sudah kenyang melahap nasi goreng buatan istrinya. "Jadi maksud Kaka barusan,Ka Baim ya," dia terkekeh kecil,"itu tuh makanan Ica yang ketinggalan di mobil dia,abis kakak si ga mau jalan bareng aku tadi." Sungut nya panjang lebar dengan nada menyinggung Ryan yang membuang muka. 'Sial! Ngapain juga si Baim ngadu-ngadu ke dia,katanya bukan tukang ngadu!' Ryan mengerutu dalam hati. Lagi pula kenapa dia harus ngomong seperti itu tadi pada Anisa, bisa-bisa

