Dio menyetir keliling kota untuk menenangkan pikiran. Sebelum rapat penting, ia berniat menemui ibu kandungnya dan menyampaikan kabar tentang pernikahan yang akan berlangsung seminggu lagi. Ia memutuskan agar ibunya tidak perlu hadir, semata-mata agar wanita itu tidak terluka oleh situasi yang ada. Ia masuk ke area parkir khusus yang selalu menjadi tempat langganannya, lalu memarkirkan mobil sportnya di tempat biasa. "Pagi, Tuan Walisang. Nyonya sedang duduk di taman sekarang," ujar seorang perawat sambil tersenyum. Dio pun mengangguk ramah lalu berjalan menuju arah yang ditunjukkan. Keluarganya memiliki mansion besar dan mewah, tempat dimana ibu kandungnya seharusnya tinggal dengan nyaman. Namun, wanita itu pernah mengaku merasa kesepian di sana dan lebih tenang berada di tempat ini,

