Bab 56: Pengintai

1798 Words

Tangan Dzaky memilah-milah peralatan melukis yang terjajar rapi di rak. Dia mengambil sekotak cat, lalu memperhatikan isinya. Pamerannya akan segera diselenggarakan dan dia masih harus membuat beberapa lukisan lagi. Dia sangat bersyukur karena Barra bisa membujuk Khafi untuknya. Kalau bukan karena Barra, Dzaky tidak akan pernah bisa menyelenggarakan pameran. Lukisan masih menjadi hal langka di lingkungan mereka. Tidak banyak orang yang mengerti harga sebuah karya. Bukan dalam segi harga sebenarnya, melainkan makna di balik setiap lukisan yang dibuat. Dzaky tidak bisa menyalahkan orang yang tidak mengerti. Toh, masih ada yang bisa menghargai karyanya bersama kawan-kawan. Tentu saja dia tidak hanya menampilkan lukisannya. Dia juga mengajak para pelukis berbakat yang dikenal. Sebagian besar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD