Perpustakaan fakultas setiap pagi pukul delapan hingga sepuluh selalu sepi. Memang, jam- jam segitu mahasiswa muda nan penuh energi sibuk dengan kelas- kelas pagi, sehingga perpustakaan hanya diisi oleh mahasiswa tua yang berjibaku dengan tugas akhir mereka. Meski mereka sudah memenuhi ruangan yang besar itu, tetap saja suasana yang ditimbulkan terasa begitu hening. Mahasiswa tua memang golongan yang sudah mulai kehilangan tenaga untuk berheboh ria atau bisik- bisik di pustaka itu, tidak seperti mahasiswa baru yang masih segar dan belum merasakan penderitaan. Golongan ini juga tidak perlu repot- repot membuat penjaga pustaka marah karena menegur mereka membawa makanan atau minuman, sebab tak satu pun yang berniat begitu. Golongan ini kebanyakan diam, belajar, atau tidur –tulang mereka sul

