ninety six !

1412 Words

“Hm? Seriously kenapa?” Prita tampak bingung sendiri. “Ya… soal kamu bilang, kalau aku yang bantu kamu pertama kali dan nelfon rumah sakit.” Tangan Ronald berhenti mengurut pinggang. “Iya, kan? Waktu itu lo sendiri yang bilang kalau lo yang menghubungi rumah sakit. Dan emang lo kan, Prit, yang ada bareng gue di ruang rawat inap dulu, bareng Vito, Marcus, dan Ugi? Gue inget banget waktu gue siuman dari pingsan.” Prita tak menjawab. Ia merapatkan bibirnya hingga tampak setipis mungkin, seakan menahan banyak jawaban yang ingin segera ia lontarkan sesegera mungkin pada si Keriting Ronald yang bingung. “Ron, yang ngebantu kamu pertama kali itu Vinny. Bukan aku.” Perlahan wajah Ronald tampak membeku dalam kekagetan. “Vin… ny?” “Iya. Dia belum ngasih tahu kamu apa- apa soal ini?” Ronald m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD