Sejak kejadian terakhir di Pelatihan Kepemimpinan bersama Vinny beberapa waktu yang lalu, Ronald bertekad kuat untuk mendiamkan gadis berkulit pucat itu sampai waktu yang tidak ditentukan. Sebenarnya Ronald sangat merasa sengsara dan sesak dalam d**a, serta berbagai efek samping lainnya sebab ia tak pernah mendiamkan Vinny sebelumnya. Benar, semasa SMA mereka tak pernah bertegur sapa, tapi itu sebelum mereka saling berkenalan. Kini, ketika Ronald sudah mulai mendapatkan akses mengobrol dengan Vinny, gadis itu malah menjauhinya –dan mengerjainya. Karena itu, tepat saat Ronald melenguh panajng di rumahnya waktu itu (dan dibalas oleh Angel yang berteriak lebih keras), Ronald bertekad untuk tidak berbicara dulu dengan Vinny. Ia tidak ingin termakan harapan palsu dulu. Dan beruntungnya, Vinny

