20 - Adu Ego

1507 Words

Pergantian menit demi menit bagi Albert sangatlah lamban. Ia sudah kian besar dilanda oleh perasaan bosan. Dan, tak ada yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan saat ini. Terlebih seseorang ditunggu-tunggu tak datang juga. Padahal, ia sudah menanti selama berjam-jam. Tentu, mengesalkan juga. Meski demikian, tidak ada pilihan lain. Jika masih ingin bertemu dan berbicara, ia harus meluangkan lebih banyak waktu dan memberlakukan kesabaran. Jika sampai menyerah, maka keinginannya harus berakhir begitu saja tanpa hasil jelas. "Amanda...," Albert memanggil pelan. Namun, diberikan penekanan cukup dalam. "Ada apa? Aku sudah katakan tunggu dia. Kau jangan bertanya ulang kapan dia akan datang. Aku tidak suka kau cerewet. Kau sudah berapa kali bertanya kepadaku!" "Wajar aku berta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD