Part 24 Siang itu matahari membelah bumi. Suasana di gedung apartemen tampak panas. Banyak orang yang fokus dengan kesibukannya. Pun begitu dengan kendaraan yang berlalu lalang di jalan raya, tak lenggang sama sekali. Seharian ini Reyn juga hanya di rumah. Tidak berniat untuk pergi sama sekali. Ia ingin menjaga Clara. Secara tidak sengaja dialah yang membuat Clara tertolak oleh Galih. Sementara di apartemen Reyn, di kamar Clara. Gadis itu sudah terjaga dari tidur. Keadaan cukup membaik, badannya tidak menggigil lagi. Juga sudah tidak bersin-bersin lagi. Demamnya sudah hilang, hanya saja masih terasa lemas. Clara beranjak dari tidurnya. Turun dari ranjang, lalu melangkah keluar kamar. Tuannya ialah pergi ke dapur untuk mengambil minum. Sesampainya di dapur, ia mengisi penuh satu gelas

