Pagi-pagi sekali Farrel sudah keluar dari hotel di mana ia menginap. Ia sudah rapi dengan koper kecilnya. Ia akan menyusul istri nakalnya yang tidak ada kabar lagi sejak meneleponnya dengan tangisan semalam. Hal yang membuatnya geleng-geleng kepala dengan cemas. Padahal semalam mereka sudah akur dan bersepakat kembali bersama. Begitu Farrel menanyakan keberadaannya, Fara langsung menutup teleponnya lantas mengiriminya pesan yang membuat Farrel kesal semalaman. Apa isinya? Aku mau jalan-jalan sendiri. Daaah ayaaaaaang! Lalu pagi ini, Farrel kembali mengiriminya pesan guna menanyakan keberadaannya. Ia kan rapi begini dengan niat untuk menyusul Fara yang nakal itu. Kemudian ia geleng-geleng kepala. Ia jadi paham kenapa mertuanya selalu menyebut Fara itu nakal. Ternyata, ini maksudnya. Istri

