Bonus Part 1 : Honeymoon Dadakan

2853 Words

Keduanya tiba di Terminal Berpadu Selatan tepat jam dua pagi. Fara menguap pelan saat keluar dari bus. Ia menunggu Farrel yang mengambil koper mereka. Tak lama keduanya berjalan menaiki eskalator. Ada satu hal yang membuat Fara terkesiap. Apa? Saat tangan lelaki itu melingkari pinggangnya. Ia masih belum terbiasa. Apalagi sedari tadi pun, Farrel terus memegang tangannya. Fara harusnya sudah terbiasa akan perlakuan ini. Tapi kadang, ia masih kaget. Apalagi selama beberapa bulan belakangan ini kan mereka tak pernah akur lagi. Farrel langsung memesan taksi dan membiarkan supirnya mengantar mereka ke sebuah hotel yang direkomendasikannya. Fara? Ia sedang mengutuk Farrel karena baru saja membuat uangnya hangus. Ia sudah memesan kamar single di hotel lain tentunya. Tapi pasti akan berbeda sele

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD