Cemburu Mati

2957 Words

Dan kalau bukan karena asam lambungnya yang kumat, ia tidak akan menurunkan gengsinya untuk keluar dari kamar begini. Wajah kusutnya disambut Shabrina yang sebetulnya duduk di sofa tapi Fara tak memerhatikan. Ia terlalu sibuk mencari makanan. Perutnya lapar sekali. Sementara Shabrina terkekeh melihat kemunculannya sesiang ini dan kekehan itu lah yang menyadari Fara bahwa perempuan itu ada di dekatnya. Tapi Fara tak menggubrisnya. Ia tetap sibuk melihat isi kulkas dari pada meladeni Shabrina. "Heran," tuturnya lantas mengalihkan tatapannya pada ponsel. "Apa bagusnya kamu dibandingkanku?" tanyanya pada Fara tapi matanya masih menatap ponsel. Fara hanya diam dengan tangan terkepal. Kalau lah ia lepas kendali mungkin ia akan menjambak rambut perempuan ini. Tapi sayangnya, Fara tidak mau menja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD