Subuh itu mobil senyap. Fadlan bahkan tak bisa memejamkan mata semalaman memikirkan nasib anak sulungnya. Musibah ini benar-benar tak pernah terpikir olehnya. Untuk seorang anak lelakinya yang sepanjang hidupnya lurus dan taat pada-Nya ternyata diberikan Allah musibah sedemikian mengerikan. Zinah. Satu kata itu lah yang terus ada dibenak Fadlan. Fadlan tak pernah mengajarkan anak-anaknya untuk berbuat sekotor itu. Ia dengan istrinya dulu pun tak pernah sampai melakukan itu sebelum resmi menikah. Dan Fadlan mengajarkan hal yang sama pada anak-anaknya. Tapi ia tak menyangka kalau Farrel yang akan melakukannya. Anak sealim dan setaat itu padanya lalu tiba-tiba melakukan itu? Sangat-sangat membuat Fadlan tidak percaya meski akhirnya, ia harus percaya menilik kenyataan berkata lain bukan? Shabr

