Alih-alih pulang hari Sabtunya, Fara memilih kabur bersama Indira dihari Jumatnya. Keduanya sudah keluar dari hotel dan baru saja menaiki taksi menuju stasiun. "Lu yakin mau naik kereta aja? Gak nunggu suami lu? Katanya mau jemput besok." Fara mendengus. Justru itu lah alasannya ikut dengan Indira naik kereta sore ini. Ia akan tiba di Jakarta besok pagi dan pulang sendiri ke rumahnya. Biar kan saja Farrel kelimpungan mencarinya ke hotel. Ia sudah tak perduli kok. Selama dua minggu ini pun, Fara tak sekalipun membiarkan Farrel bisa menghubunginya dan itu berhasil. Hal yang membuat Farrel kesal sekali tentunya. Ia sengaja melakukan itu. Biar lelaki itu benar-benar menceraikannya. Ia lelah jika harus hidup seperti ini terus. Ia sudah pasrah pula dengan pernikahan ini. Hak Farrel jika masih m

