“Bagaimana seorang Atheis bisa disamakan seperti Zihar yang seorang santri salaf.” “Dia muslim. Tapi sekarang dia hanya sedang kebingungan dengan jati dirinya saja.” “Itu tidak bisa disamakan dengan Zihar.” “Hanya karena zihar memakai cadar dan Shaline tidak?” ucap Martha serius. Namun kemudian dia meneguk ludahnya ketika dia sadar bahwa dia baru saja salah bicara. Karena sekarang, Riandra sedang memelototinya dalam diam. “Ini bukan tentang bercadar atau tidak,” Riandra menanggapi, “ini tentang keyakinan. Kalau dia memang yakin, dia tidak berakhir seperti ini, dan untuk semua yang kau katakan, maaf kalau aku tidak bisa membantu banyak karena aku memang tidak berbuat banyak karena yang melaporkan ini bukan aku tapi orang yang berurusan dengannya sejak awal. Jadi, lebih baik kau pergi p

