- 20 -

462 Words

Petrovskiy Art Loft Apartmen Peteovskiy Pereulok Petrogradskiy St. Petersburg . . Shaline meletakkan cangkir tehnya yang masih penuh di atas meja, sementara roti panggang dengan isian telur mata sapi juga beberapa lembar bacon terlihat dia biarkan begitu saja tanpa tersentuh. Berbeda dengan Martha yang sibuk mengunyah sambil melihat ponselnya. Sangat sibuk hingga berharap mengajak bicara pada teman satu flat -nya itu pun tidak bisa. "Martha, hari ini kamu ke kantor?" Tanya Shaline di sela makan. "Oh, iya! Hari ini bos pemilik kantornitu datang dan aku harus bekerja sedikit keras dari biasanya. Jika nanti aku tidak pulang lebih awal, kamu bisa tidur duluan." Jawab Martha dengan mulut penuh. "Pulang larut?" Martha menggeleng. "Nggak tahu. Dia itu orangnya agak sinting soal kerjaan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD