bab 42

1042 Words

"Ray, pikirkan langkah terbaik apa yang akan kamu ambil?" Tanya Rama lagi saat mereka dalam perjalanan menuju perusahaan Rion. Rama tahu jika Araya masih bimbang, anak ini begitu baik, beda dengan ibunya yang tak segan menghabisi lawan-lawannya tanpa ampun. Araya mewarisi sifat papanya dan itu terlihat jelas. Rama yang mempelajari hal itu sejak Araya masih kecil, mengetahui sifat putrinya yang mewarisi sifat dari mantan suami, Shania segera menempa hidup Araya dengan keras agar di masa dewasa , Araya mampu bersikap lebih tegas. Araya masih terdiam, langkah apa yang akan ia ambil. Jika ia melakukan hal yang seharusnya, bayi yang tengah ia kandung akan terlahir tanpa didampingi Rion nanti. Jika ia mempertahankan rumah tangganya, jelas tak akan pernah bisa karena yang dilakukan Araya adalah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD