Dion menjawab pertanyaan dari Marco, tapi tiba-tiba mulut yang sudah terbuka seketika tertutup kembali karena melihat Erika yang datang sambil membawa nampan berisi dua cangkir kopi karena Dion bisa mencium jelas aromanya. Wajah Marco yang semula datar kini mengukir senyum ketika melihat Erika meletakkan nampan itu ke meja, lalu mempersilakannya. "Ini kopi kesukaan Kak Marco, loh! Ayo minum!" ucap Erika mempersilahkan kepada Marco untuk segera meminumnya. Tanpa ragu, dia pun menurut diikuti Dion yang melakukan hal serupa. Dengan senyum terus mengembang, Erika memperhatikan dua pria yang begitu berarti dalam hidupnya, hingga terdengar helaan nikmat dari mulut keduanya. "Ahhhhhh, nikmatnyaaaaaa," puji Marco yang telah meneguk kopi itu dan membuatnya merasa sedikit rileks saat ini. Waja

