Bab. 26. Satu Ranjang.

1449 Words

Resepsi selesai, semua kembali ke rumah, kecuali pasangan baru yang menempati kamar paling bagus di hotel itu. Kamar dihias sedemikian rupa, sehingga membuat Safiya yang berjalan masuk bersama suaminya menjadi kikuk. Samir malah terlihat biasa seolah tidak terjadi apa-apa. Memang kenyataannya, mereka juga tidak melakukan apa pun. Namun Safiya merasa canggung sendiri, dengan segala kemewahan dari pihak hotel untuk menyambut gelar pengantin. "Kau mau terus berdiri di sana?" tanya Samir menatap istrinya dengan tatapan aneh. "Ah, a-aku ...?" Safiya tak melanjutkan ucapannya. Dia berjalan ke arah meja rias dan mulai duduk. Tangannya mulai bergerak untuk mencopot semua asesoris yang ada di kepalanya. Kemudian, dia mengganti baju dengan bathrobe agar nyaman saat membersihkan wajah dari makeup

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD