34 Her Second Shot

1919 Words

- New York. April, 2022 – 15 September 2020, hari yang tak akan pernah Austin lupakan selain hari pernikahannya. Karena hari itu ia kehilangan hartanya yang paling berharga, istri dan calon anak-anaknya. Hingga delapan belas bulan berlalu, tak pernah sedikitpun ia melupakan rasa sakit atas kehilangannya. Ia juga tak pernah sedikitpun menyerah untuk terus mencari sang istri tak peduli dimanapun wanita itu berada. Sayangnya ia tak bisa banyak bergerak mencari secara aktif, karena pergerakannya seperti dibatasi oleh seseorang yang bahkan tidak diketahuinya. Stress, frustrasi, hingga depresi telah menyambangi mental pria berusia tiga puluh tahun itu. Hal itu berefek pada imunitasnya yang sering menurun hingga membuat tubuhnya jadi sangat kurus. Cahaya diwajahnya menghilang begitu juga dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD