Saat cahaya matahari mulai merangkak naik dan memamerkan kuasanya, saat itulah hari Gianna dimulai. Sudah lebih dari satu tahun wanita itu tinggal di pulau yang berada di antah berantah ini. Tanpa jaringan komunikasi, tanpa listrik, dan hanya ada pohon rimbun yang saat malam hari terasa begitu menyeramkan. Sebuah batu di bibir pantai hampir penuh dengan goresannya yang menghitung hari. Ada lima ratus empat puluh lima garis disana yang berarti sebanyak itu pula ia menjalani harinya di pulau ini, 18 bulan 5 hari. Satu setengah tahun sudah ia menghilang bagai ditelan bumi. ***** Flashback ***** Awal ia bersandar dipulau segalanya begitu berat. Dengan perut besarnya ia harus mampu bertahan hidup sendiri. Tak jarang pula ia menangis meratapi nasib, namun kembali bangkit mengingat ada banyak y

