Arum menoleh pada Elang yang baru saja menghentikan mobilnya di depan sebuah restoran Italia. Tanpa bertanya Arum mengikuti Elang yang keluar lebih dulu, Elang berlari mengelilingi bagian mobil depan untuk membantu Arum membuka pintu namun lebih dulu Arum membukanya. "Arum pasti lapar, kan?" Arum mengangguk polos, memang dirinya lapar. Di kantin ia tidak makan sama sekali "Ayo!" Elang menggenggam tangan Arum memasuki restoran, ia menaiki lantai dua dimana ketiga sahabatnya sudah menunggu. Tak butuh waktu lama Elang melihat ketiga sahabatnya itu bercanda ria, sadar dengan kedatangan Elang mereka akhirnya menoleh melihat Elang bersama Arum. Marcel dan Hasa sekilas berpandangan, seperti yang dikatakan Elang pagi tadi ditelfon jika ia tidak bisa mengikuti rencana Marcel, ia akan tetap bersi

