Lupakan Dia

1585 Words

Pintu terbuka lebar, beberapa orang masuk melihat apa yang terjadi. Tak ada orang, Kanaya maupun Arum tak ada di kamar itu. Tiba-tiba seorang maid barlari dari arah kamar mandi dengan wajah panik, tak tau harus bilang apa maid itu menunjuk kearah kamar mandi bersamaan dengan suara teriakan histeris Kanaya kembali terdengar. Mereka langsung berlari kearah kamar mandi. Melihat apa yang terjadi membuat mereka syok, Kanaya duduk dilantai dengan tangan menengadah berharap Arum memberinya sesuatu, Arum menggeleng pelan. Sebelah tangannya ia sembunyikan dibelakang melihat banyak orang disana. Arum tersenyum pada mereka seakan luka cakaran yang ada pada lehernya bukan apa-apa bahkan tetesan darah yang keluar dari pergelang tangannya tak membuat ia mengadu. Mirah sudah meluruh kelantai melihat wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD