Chapter 51. Interogasi Mas Adam.

1262 Words

--Happy Reading-- Aku tersenyum hambar, pertanyaan mas Adam sangat tepat, jika Kak Asmara lah yang sedang menelponku tadi. “Benar, kan? Kakakmu yang menelpon, Sayang?” Mas Adam nampaknya mulai menginterogasi. Aku mengangguk ragu, tidak mungkin menutupi kenyataan bahwa yang sedang menelpon memanglah Kak Asma. Mas Adam nampak menghela napas panjang, lalu melepaskannya dengan pelan. “Sudah aku duga,” ucap Mas Adam tersenyum getir. “Apa dia sering menelponmu?” tanya Mas Adam terlihat menelisik wajahku. Aku menggeleng. “Baru dua kali ini, Kak Asma menelpon.” “Apa yang dia katakan, tadi?” Deg! Jantungku tersentak, aku tidak mungkin mengatakan jika Kak Asma bertanya tentang pernikahanku dengan Mas Adam, apakah baik-baik saja atau tidak? Apakah bahagia atau tidak? Begitulah kira-kira. “Ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD